Perjuangan Makanan Indonesia di Zaman Modern

Perjuangan Makanan Indonesia di zaman Modern

Indonesia, negara kepulauan yang sangat luas dengan banyak kekayaan alam dan juga budayanya. Beragam suku yang ada dari Sabang-Merauke membuat Indonesia memiliki ribuan hidangan khas daerahnya masing-masing. Beberapa kuliner khas daerah yang mungkin belum cukup dikenal adalah Sate Ambal khas Kebumen, Daging Lombok kethok khas Yogyakarta, Ayam Lodho Pedas khas Tulungagung dan masih banyak lagi.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan kuatnya budaya asing yang masuk ke Indonesia mulai menggeser keberadaan hidangan khas Indonesia. Lalu apa yang bisa kita lakukan bersama untuk ikut mengambil peran melestarikan kuliner tradisi Indonesia?

Hal Pertama Mengadakan pameran-pameran hidangan khas dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan adanya pameran tersebut, masyarakat akan mengetahui berbagai jenis makanan khas yang ada di Indonesia. fungsi lain dari adanya pameran tersebut adalah salah satu ladang untuk mencari rezeki bagi para pelaku usaha makanan khas.

Cara kedua dengan memodifikasi makanan khas tanpa mengurangi identitas dari makanan khas tersebut. Inovasi merupakan salah satu hal yang paling dibutuhkan saat ini. Diharapkan dengan melakukan inovasi pada masakan khas maka makanan khas akan bisa bersaing tidak hanya secara lokal namun juga internasional.

Langkah ketiga yang bisa kita lakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada para generasi muda dan anak anak mengenai betapa pentingnya melestarikan masakan khas agar tetap eksis. Dalam Hal ini Djoeragan sebagai pelopor hidangan siap konsumsi dengan cita rasa auntentik kuliner Indonesia juga berupaya untuk menjaga keberadaan dan mengenalkan hidangan indonesia. Dengan tagar #BanggaCitaRasaIndonesia Djoeragan ini ingin mengajak masyarakat untuk sadar akan pentingnya menjaga dan memperjuangkan tradisi kuliner sebagai salah satu warisan kebanggaan indonesia yang mulai punah zaman modern ini.