Walaupun terlihat sangat sepele, Problematika sampah nyatanya sangat kompleks. Foodsustainability.eiu.com, data tahun 2016 dari Economist Intelligence Unit (EIU) mengatakan, setiap orang Indonesia bisa menghasilkan sampah makanan hingga 300 kg per tahun. Angka ini cukup memprihatinkan mengingat di sisi lain masih banyak warga Indonesia yang kesusahan mencari makanan setiap harinya. Sampah makanan atau food waste ini bisa semakin bertambah disaat Ramadan. Data Dinas kebersihan DKI Jakarta menunjukkan total sampah di Ibu Kota bisa naik hingga 6.900 ton pada 10 hari pertama Bulan Suci. Ironisnya tidak hanya di Jakarta, kota terdekat seperti Bekasi juga akan meningkat 10% dari jumlah normal.

Berikut ini adalah fakta dan permasalahan sampah makanan atau food waste yang ada di indonesia berdasarkan data yang dihimpun Djoeragan .

1. Indonesia Penghasil Sampah Makanan Terbanyak Ke-2 di Dunia.

Dikutip dari Economist Intelligence Unit (EIU) pada tahun 2016 menempatkan Indonesia sebagai nomor dua penghasil sampah makanan terbanyak di dunia setelah Saudi Arabia. Dalam riset tersebut menjelaskan bahwa penduduk indonesia kurang sadar akan sampah makanan yang mereka konsumsi akan berdampat buruk bagi lingkungan dan bahkan dunia.

2. Limbah Makanan yang Dibuang Setiap Hari Bernilai Rp 27 Triliun.

Sampah Makanan di Indonesia

Sampah Makanan di Indonesia

Antaranews.com, data BPS memperlihatkan, pada periode Januari-Oktober 2016 impor limbah sisa makanan menembus angka USD 2 miliar atau kurang lebih Rp 27 triliun. Indonesia mengimpor sampah makanan dari luar negeri untuk keperluan seperti pakan ternak. Padahal jika pengelolaan sampah dalam negeri ditingkatkan, Indonesia bisa menghemat lebih dari Rp 27 triliun.

3. Berat Sampah Makanan Selama Setahun Mencapai 13 Juta Ton.

Sampah Makanan di Indonesia

Sampah Makanan di Indonesia

Kepala Perwakilan Badan Pangan PBB (FAO), Mark Smulders pada tahun 2016 mengatakan, di Indonesia sampah makanan mencapai 13 juta ton setiap tahunnya. Sampah makanan ini kebanyakan dari ritel, katering, dan restoran.

Kalau ditimbang berarti berat makanan sampah ini hampir sama dengan berat monumen nasional (Monas) yang berada di monas. dikutip dari akun facebook organisasi Pangan dan Pertanian indonesia atau biasa di sebut FAO, Indonesia menyumbang 21 juta ton makanan dari 1,3 milyar ton makanan terbuang di setiap tahunnya di dunia.

Produk Siap Konsumsi Merupakan Salah Satu Solusinya

Sampah Makanan di Indonesia

Sampah Makanan di Indonesia

Produk siap konsumsi terbukti dapat mengurangi 47% limbah sampah makanan yang ada di indonesia maupun di indonesia. tetapi jangan lalai dalam memilih produk makanan siap konsumsi karena biasanya makanan siap konsumsi tidak memperhatikan nilai gizi dan tidak memiliki sertifikasi yang aman untuk di konsumsi oleh tubuh.

Djoeragan sebagai pelopor produk hidangan siap konsumsi dengan cita rasa autentic indonesia bisa menjadi solusi untuk Food Waste atau sampah makanan yang terjadi di indonesia. Memelalui proses pengolahan dan pemanfaatan bahan pangan yang efisien dan ditakar sesuai nilai anjuran konsumsi nilai gizi sehari-hari. Makanan siap konsumsi yang diproduksi oleh Djoeragan juga miliki sertikasi BPOM dan FDA yang menjamin aman untuk di konsumsi setiap hari.